08.02.2010 10:59:28 WIB
BANDUNG: Sebagian besar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 3 yang akan mengikuti Ujian Nasional atau UN menilai pelaksanaan UN telah mencederai mereka sebagai siswa.
Menurut Ketua Gerakan Siswa Bersatu Kota Bandung, Lutfi Octafian, sebagian besar siswa yang akan mengikuti UN merasa stress, mulai dari persiapan saat pelaksanaan hingga saat menunggu pengumuman hasil UN.
Lutfi juga mengatakan, pelaksanaan UN telah melanggar Hak Anak, karena saat dilakukan pembahasan pelaksanaan UN, tidak melibatkan siswa sekolah sebagai subjek atas keputusan tersebut.
Lutfi membantah jika penolakan sejumlah siswa sekolah terhadap pelaksanaan UN sebagai bentuk ketidak siapan siswa sebelum menghadapi UN.
“Bukan kami tidak siap, tapi banyak contoh siswa yang berprestasi justru tidak lulus UN,” ujarnya.
Idealnya menurut siswa kelas 3 SMA Negeri 12 Bandung itu, kelulusan siswa tidak hanya dinilai dari hasil UN yang hanya dilakukan selama tiga hari, tetapi harus dinilai secara keseluruhan selama siswa yang bersangkutan mengikuti pendidikan di sekolah. (BB-77)