Pendidikan

FGII Tolah Pembentukan Tim Sukses UN

08.02.2010 09:48:30 WIB

BANDUNG: Pro dan kontra mengenai pelaksanaan Ujian Nasional atau UN terus bergulir, meski hasil rapat antara Komisi 10 dengan Departeman Pendidikan Nasional pada pekan kemarin melahirkan kesepakatan untuk tetap melaksanakan Ujian Nasional sesuai dengan rencana dan konsep yang diajukan pemerintah dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), menginstruksikan kepada seluruh anggotanya untuk menolak masuk dalam tim sukses yang bertugas memberi jawaban kepada siswanya yang mengikuti Ujian Nasional.

Sekjen FGII, Iwan Hermawan, menegaskan selain sebagai bentuk pembodohan kepada para siswa, langkah dinilai tersebut bentuk kecurangan yang ditanamkan guru kepada siswanya.

"Jika siswa diberi kunci jawaban tes sama dengan merusak hasil yang selama ini dicapai," ujarnya

Menurut Iwan, dengan memberikan kunci jawaban kepada siswa peserta UN, kualitas standar nasional pendidikan yang selama ini diangkat tidak akan terlihat sebagaimana mestinya.

Iwan meminta, para guru lebih bijak untuk memberikan bimbingan kepada para siswanya agar dapat meraih nilai yang maksimal dan tidak memberikan kunci jawaban hanya untuk mempertahankan gengsi sekolah masing-masing.

"Penolakan tim sukses ini sebagai langkah akhir jika UN tetap dilaksanakan," ucapnya. (BB-62)

Komentar


Berita Terkait