06.02.2010 12:53:17 WIB
BANDUNG: Tiga BUMN Farmasi di Indonesia, yaitu PT Kimia Farma, PT Indofarma Global Medika dan PT Rajawali Nusindo berencana melakukan perluasan pangsa pasar di luar negeri, seiring dengan semakin besarnya ke-3 nya untuk melakukan disinergitas.
Dirut PT Indofarma Global Medika, Ary Gunawan, mengatakan dengan sinergitas, tidak menutup kemungkinan pihaknya menggunakan jaringan Bio Farma untuk melakukan penjualan produk yang dihasilkan hingga ke luar negeri.
“Pangsa ekspor Bio Farma sudah besar, jadi Indofarma dan Kimia Farma bisa menggunakan jaringannya untuk penjualan ke luar negeri,” ujarnya.
Menurut Ary, dengan bersinergis akan memiliki jaringan pemasaran dalam negeri hingga 117 unit cabang pemasaran di seluruh Indonesia dengan didukung oleh 1.211 orang tenaga pemasaran yang terlibat di sektor distribusi produk BUMN Farmasi.
"Dengan kondisi seperti itu, posisi tawar setiap BUMN distributor farmasi semakin kuat dan marata,” ucapnya.
Sebelumnya, BUMN distributor farmasi baru menguasai pasar dalam negeri sebesar 9% atau senilai Rp3 triliun dari total omset pasar yang tersedia di tahun 2009 yang mencapai Rp33 triliun. Dan di tahun 2010 ini, BUMN distributor farmasi menargetkan sekitar 20% market share. (BB-74)